Aturan Peternakan Burung Walet Menurut Konstitusi

1 min read

Aturan Peternakan Burung Walet

Tahukah anda mengenai aturan peternakan burung walet menurut peraturan perundang-undangan di negara kita? Mungkin sebagian peternak masih belum tau mengenai hal ini. Namun pada faktanya memang segala hal yang berkaitan dengan peternakan di Indonesia memang telah diatur oleh undang-undang.

Inilah negara kita, negara hukum yang berdasarkan atas Pancasila dan peraturan perundangan. Kita sebagai warga negara harus tunduk dan patuh terhadap hukum yang berlaku di Indonesia. Termasuk untuk urusan memelihara hewan tidak bisa dilakukan sembarangan tanpa adanya dasar hukum yang kuat.

 

Jenis-jenis Usaha Peternakan

Sebelumnya anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis usaha peternakan secara umum yang telah diatur di dalam UU Nomor 18 Tahun 2009 mengenai Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 41 Tahun 2014 mengenai Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan

Pada pasal 1 disebutkan bahwa usaha di bidang peternakan yaitu kegiatan yang menghasilkan produk dan jasa yang menunjang usaha budi daya ternak. Selanjutnya usaha peternakan dibedakan lagi menjadi dua jenis yaitu :

 

  • perusahaan peternakan berskala besar
  • peternakan rakyat berskala lebih kecil.

 

Tak cukup sampai disitu, aturan peternakan burung walet dan juga hewan-hewan lainnya juga mengatur tentang izin pendirian usaha yang dikeluarkan oleh Bupati/Walikota atau pejabat yang ditunjuk sesuai kewenangannya. Dalam pemberian izin lokasi, pemerintah daerah juga harus merujuk pada Peraturan Daerah Tentang Tata Ruang dan Wilayah.

 

Aturan Peternakan Burung Walet di Banyuwangi

Di setiap daerah aturan mengenai peternakan hewan mungkin saja berbeda. Namun pada artikel ini saya membahas satu contoh daerah yaitu Banyuwangi. Memang tidak ada aturan khusus tentang peternakan burung walet, tetapi pemerintah daerah Banyuwangi berkewajiban untuk  terus mengawasi baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

Baca juga : habitat burung walet

 

Bagi anda seorang pengusaha walet di Banyuwangi, diwajibkan untuk memberikan laporan setiap 6 bulan sekali. Bila tidak ada laporan, maka pemerintah berhak untuk mencabut izin usaha peternak tersebut. Dan masyarakat berhak untuk melaporkan bila ada dugaan peternak yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai Peternakan di Indonesia.

 

Demikian penjelasan mengenai aturan peternakan burung walet, jadilah masyarakat yang taat hukum dan mematuhi setiap peraturan yang ada di negeri ini.

Beberapa Penyakit Karena Burung Walet, Waspadalah!

Tahukah anda? Ternyata ada juga penyakit karena burung walet yang menjangkiti manusia. Selama ini mungkin anda mengira bahwa burung satu ini selalu membawa manfaat...
info walet
1 min read

Bagaimana Cara Membedakan Sarang Walet Asli dan Palsu?

Informasi tentang bagaimana cara membedakan sarang walet asli dan palsu perlu untuk anda ketahui supaya tidak keliru ketika membelinya. Sudah bukan rahasia lagi, saat...
info walet
1 min read

2 Cara Renovasi Arus Walet dengan Mudah

Cara renovasi arus walet perlu dilakukan untuk mempermudah walet untuk keluar dan masuk gedung tanpa mengalami hambatan berarti. Ada beberapa hal yang perlu anda...
info walet
53 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *