Bisnis Sarang Burung Walet : Kiat, Resiko, dan Tips

3 min read

Artikel ini membahas mengenai bisnis sarang burung walet yang sangat menjanjikan. Meskipun butuh modal yang tak sedikit, namun pada faktanya masih cukup banyak orang terutama para pecinta walet yang menjalankan bisnis yang satu ini.

Bisnis sarang burung walet

Apakah usaha ini sulit dilakukan? Tentu saja tidak. Tentu untuk memulai usaha ini anda membutuhkan burung walet untuk dikembangbiakkan. Selain itu penentuan lokasi yang tepat juga perlu dilakukan agar bisnis walet yang akan anda jalankan menjadi sukses.

Mengenai lokasi sendiri, burung walet banyak terdapat di gua ataupun tebing-tebing. Dalam pemilihan tempat, disarankan bagi anda untuk menyiapkan sebuah bangunan cukup luas dan tinggi dengan lubang-lubang terbuka supaya burung walet bisa membuat sarang di dalamnya.

Usaha budidaya sarang walet memang membutuhkan modal yang sangat besar. Akan tetapi, panen sarang burung walet tidak memakan waktu lama sehingga sepadan dengan uang telah dikeluarkan.

Selain itu, harga sarang burung walet 2019 juga cukup mahal dimana 1 gram sarang burung walet dibanderol lebih dari Rp20 ribu. Sudah barang tentu, memberikan keuntungan yang besar bagi siapapun yang menjalankannya.

 

Aturan Bisnis Sarang Walet

Berbisnis hewan ternak tidak bisa anda lakukan secara sembarangan. Apalagi hewan yang akan diternakkan merupakan hewan yang hidup bebas di alami. Sebelum memulai, alangkah lebih baik anda mengetahui terlebih dahulu aturan mengenai usaha peternakan :

Dilansir dari situs hukumonline.com, hal-hal tentang usaha peternakan diatur secara jelas dalam Undang Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor  18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (UU 41/2014).

Di dalam Pasal 1 angka 16 UU 41/2014, telah dijelaskan bahwa usaha peternakan merupakan kegiatan yang menghasilkan produk dan jasa yang menunjang usaha budi daya ternak. Hal ini berarti bisnis sarang walet merupakan salah satu usaha bidang peternakan.

Sementara itu menurut Lampiran Keputusan Menteri Pertanian Nomor 404/Kpts/OT.210/6/2002 tentang Pedoman Perizinan dan Pendaftaran Usaha Peternakan Bagian I dijelaskan bahwa, jenis usaha peternakan dibagi menjadi dua, yakni usaha peternakan berskala besar dan usaha peternakan berskala kecil.

Jadi, apabila anda ingin mendirikan perusahaan peternakan walet harus memiliki izin terlebih dahulu. Hal ini sesuai dengan Lampiran Kepmentan 404/2002, Bagian II angka 2 huruf a. (Selengkapnya bisa anda baca di sini).

 

Kiat-kiat Dalam Menjalankan Bisnis Sarang Walet

Nah, setelah anda mengetahui aturan mengenai bisnis bidang peternakan, kini saatnya saya memberikan tahapan dan kiat-kiat dalam menjalankan usaha sarang walet. Mari, simak penjelasannya berikut ini :

 

1. Penentuan Lokasi Kandang

Kandang merupakan hal pertama yang harus dimiliki bilamana anda ingin memulai bisnis sarang burung walet. Lokasi kandang disarankan berada di ketinggian, sekitar 1000m dpl. Selain itu juga, burung walet harus dibudidayakan di tempat sepi dan jauh dari keramaian.

Hal ini bukanlah tanpa alasan, mengingat burung yang satu ini lebih suka tempat yang natural. Selain itu, burung walet juga amat menyukai tempat-tempat yang dekat dengan sumber air.

Dan juga yang tak kalah penting, membangun kandang walet jangan di lokasi-lokasi yang dekat dengan hewan buas agar walet anda tetap aman dari serangan binatang tersebut. (Re : binatang buas).

 

2. Mempersiapkan Sarana dan Prasarana

Jika lokasi sudah ditentukan, kini saatnya anda mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Lakukanlah beberapa hal berikut ini :

  • Melapisi plafon kandang dengan ketebalan sekitar 20 cm.
  • Membuat saluran air atau kolam di dalam gedung.
  • Membuat ventilasi udara berbentuk L berdiameter 4 cm dan jarak 5 m,
  • Menutup semua jendela dan lubang yang sudah tidak terpakai lagi.
  • Membuat penangkal sinar menggunakan corong dari goni atau kain hitam. Tujuannya menciptakan suasana gelap di dalam kandang.

Membuat kandang haruslah besar, paling tidak berukuran 10×15 m2 atau 10×20 m2. Itu ukuran umum yang banyak digunakan oleh peternak walet. Selain itu sediakan juga lubang untuk keluar masuk burung di bagian atapnya berukuran 20×20 cm2.

 

Baca juga : habitat burung walet putih

 

3. Pembibitan Burung Walet

Untuk pembibitan, anda bisa memulainya dengan membeli telur walet di peternakan walet. Disarankan untuk membeli yang mendekati menetas. Untuk penetasannya sendiri, dapat dilakukan di mesin penetas dengan suhu 400°C.

 

4. Merawat Burung Walet

Jangan lupa rawatlah burung walet dengan sebaik mungkin. Berikan pakan secara teratur supaya bisa tumbuh dengan pesat. Burung walet sangat menyukai kroto segar, berikan 3 kali dalam sehari. Baru ketika dewasa, walet bisa mencari makan sendiri.

 

5. Panen Sarang Burung Walet

Ada 3 jenis panen burung walet yakni panen rampasan, panen buang telur, dan panen penetasan. Panen rampasan merupakan memanen sarang sebelum burung siap bertelur.

Panen buang telur merupakan mengambil sarang setelah burung bertelur dua butir. Sedangkan panen penetasan adalah memanen sarang setelah telur menetas.

Setelah itu anda bisa menjual sarang burung walet tersebut untuk mendapatkan keuntungan. Namun apakah berbisnis sarang walet tidak memiliki resiko sama sekali?

 

Baca juga : beberapa manfaat sarang burung walet

 

Resiko Bisnis Sarang Burung Walet

Dengan modal keluar yang begitu besar, bisnis ini memiliki beberapa resiko diantaranya yaitu :

 

1. Gangguan Hama

Hama berupa jamur dan tikus menjadi musuh utama pemilik rumah walet dan juga pebisnis walet. Gedung tempat penyimpanan sarang walet sering dipenuhi tikus sehingga mengakibatkan berkurangnya pasokan bahan.

 

2. Harga Dapat Terjun Bebas

Pengusaha walet lokal kesulitan bersaing karena beberapa pengusaha mengimpor sarang burung walet siap konsumsi dari luar dengan harga jauh lebih murah. Hal tersebut membuat para pengusaha lokal harus menurunkan nilai jual produk sarang walet. Sehingga harganya menjadi terjun bebas.

 

3. Sulitnya Mendapatkan Bahan Mentahan

Setelah gempuran investor luar yang membeli mentahan sarang walet secara besar-besaran, hal tersebut mengakibatkan terjadinya kelangkaan bahan. Tentu saja, hal ini dapat mempengaruhi pebisnis walet lokal dimana nilai jual produk siap konsumsi menjadi naik karena meningkatnya harga bahan akibat adanya kelangkaan. Semakin tinggi harga jual, membuat tingkat permintaan jadi menurun.

 

Tips Berbisnis Sarang Walet

Bisnis sarang burung walet memang memiliki resiko yang cukup besar ditambah modal yang anda keluarkan juga sangat besar. Namun kerugian dapat anda minimalisir bila mengikuti beberapa tips berikut ini :

 

1. Menjaga kualitas kandang walet.

Kandang merupakan tempat tinggal burung walet yang harus anda jaga kualitasnya. Ada banyak cara untuk menjaga kualitas kandang, diantaranya menyediakan ventilasi udara, menjaga kelembaban kandang, dan membuat kandang menjadi gelap.

 

2. Menjauhkan Walet dan Sarangnya dari Tempat-tempat yang Banyak  terdapat Hama

Sesuai apa yang sudah saya katakan tadi, hama merupakan musuh utama dari pemilik kandang walet. Supaya bisnis anda tidak merugi, pastikan anda memilih lokasi kandang yang jauh dengan tempat-tempat berkumpulnya hama seperti tikus. Jika sarang walet sudah rusak akibat dimakan hama, tentu saja membuat nilai jualnya turun atau bahkan tidak bisa dijual sama sekali.

 

Jadi, sedikit penjelasan mengenai bisnis sarang walet beserta resiko dan tips-tips meminimalisirnya. Demikian informasi ini dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Beberapa Penyakit Karena Burung Walet, Waspadalah!

Tahukah anda? Ternyata ada juga penyakit karena burung walet yang menjangkiti manusia. Selama ini mungkin anda mengira bahwa burung satu ini selalu membawa manfaat...
info walet
1 min read

Bagaimana Cara Membedakan Sarang Walet Asli dan Palsu?

Informasi tentang bagaimana cara membedakan sarang walet asli dan palsu perlu untuk anda ketahui supaya tidak keliru ketika membelinya. Sudah bukan rahasia lagi, saat...
info walet
1 min read

2 Cara Renovasi Arus Walet dengan Mudah

Cara renovasi arus walet perlu dilakukan untuk mempermudah walet untuk keluar dan masuk gedung tanpa mengalami hambatan berarti. Ada beberapa hal yang perlu anda...
info walet
53 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *