Burung Walet Putih : Ciri-ciri dan Penyebaran Habitatnya

3 min read

Pada artikel sebelumnya, sebenarnya saya sudah sedikit menyinggung tentang burung walet putih atau yang juga disebut sebagai burung sarang walet putih. Namun saya hanya menjelaskan secara sekilas saja, tapi untuk artikel ini saya akan menjelaskannya secara lebih lengkap.

Burung walet putih

Burung walet sarang putih merupakan spesies burung dari famili Apodidae, dari genus Aerodramus. Burung satu ini memiliki nama latin Aerodramus fuciphagus dan merupakan hewan pemakan serangga.

Hewan yang termasuk golongan unggas ini memiliki kemampuan yang disebut dengan ekolokasi, seperti layaknya seekor kelelawar. Ekolokasi sendiri merupakan kemampuan mengeluarkan suara berfrekuensi tertentu secara terputus-putus lalu menangkap lagi pantulan suara tersebut guna menentukan jarak dan letak sebuah benda yang memantulkannya.

Berbekal kemampuan tersebut, membuat walet dan terbang dan berburu di tempat yang gelap. Saat terbang dan mencari makan, walet putih mengeluarkan suara “lengkingan” yang mampu didengar jelas oleh telinga manusia.

Suara lengkingan tersebut dihasilkan oleh organ tubuh walet yang terletak di belakang tenggorokan yang disebut dengan cyrinx. Ekolokasi walet putih selain digunakan untuk berburu mangsa dan menemukan sarang, juga digunakan untuk saling komunikasi dan memberikan peringatan kepada walet lain agar tidak mendekat ke sarang.

Sama seperti jenis walet lainnya, burung walet putih juga dapat menghasilkan sarang yang bermanfaat bagi kesehatan maupun kecantikan kulit. Selengkapnya tentang manfaat sarang burung walet bisa anda baca di postingan berikut ini.

 

Ciri-ciri Burung Walet Putih dan Karakteristiknya

Pada hakikatnya, ciri dari walet putih dan Walet-walet lainnya tak terlalu jauh perbedaannya. Yang paling menonjol hanya pada bagian tubuhnya saja. Nah, apa saja ciri-ciri dan karakteristik walet putih itu? Berikut adalah penjelasannya :

 

Baca juga : jenis-jenis burung walet.

 

1. Ukuran Tubuh

Ukuran tubuh walet sarang putih tergolong kecil jika dibandingkan dengan lainnya. Walet sarang-putih memiliki tubuh berukuran sekitar 12 cm. Selain itu, burung ini juga memiliki bentangan sayap berukuran hingga 25 cm.

 

2. Warna Tubuh

Warna tubuh bagian atas adalah coklat kehitaman. Untuk walet putih Jawa berwarna abu-abu pucat dan untuk walet putih Sumatra, Kalimantan, ras vestita berwarna coklat tua.

Matanya berwarna cokelat gelap. Sementara itu, kaki dan paruhnya berwarna  hitam.

 

3. Sayap

Sayap burung walet putih memiliki sayap yang lebih kaku dan mampu terbang lebih kuat. Berbekal sayap yang dimilikinya, walet putih mampu  terbang dengan kecepatan mencapai 100 km/ jam hingga 150 km/ jam. Bahkan dalam sehari, burung ini mampu terus terbang tanpa henti.

 

4. Indra Penciuman

Burung sarang walet putih memiliki Indra penciuman yang sangat tajam. Selain itu, burung ini juga sangat menyukai aroma wewangian. Dengan kemampuan itulah membuat walet putih lebih mudah dalam mencari makan dan menemukan mangsanya.

 

5. Sarang Walet Putih

Ketika membuat sarang, walet putih meletakkan liurnya sampai mengeras. Air liur tersebut diproduksi saat gelap dan walet sudah merasa tenang dan nyaman. Bahkan sarang yang berwarna putih bersih ini bisa dikonsumsi oleh manusia.

Bersama kelompoknya, burung walet putih ini bersarang secara musiman, tergantung tempat bersarang yang sesuai dengan pilihannya. Sarang yang dihasilkan oleh walet yang satu ini memiliki lebar 6 – 10 cm dan berat 6-9 gram.

Sementara itu, kandungan air relatif lebih sedikit hanya tak lebih dari 10% karena kondisi iklim mikro di dalam gedung yang terkendali. Selain itu, bentuknya juga sangat bagus dan bervariasi.

Bentuknya sangat bergantung pada sistem pemasangan sirip, usia walet, serta musim dan pola panenan. Untuk pemasangan sirip sistem kotak-kotak, akan dihasilkan bentuk sarang sudut. Sementara itu, untuk sirip melintang atau membujur akan menghasilkan sarang dengan bentuk memanjang seperti bentuk perahu atau mangkuk dibelah dua.

 

6. Perkembangbiakan

Bagaimanakah dengan perkembangbiakan burung walet sarang putih? Tentang hal ini, walet putih berkembang biak dua kali dalam setahun. Dan biasanya terjadi setelah musim hujan.

Musim perkembangbiakan ini ditandai dengan banyaknya kawanan walet yang saling berkejaran satu sama lainnya. Selain itu, juga mengeluarkan nyanyian untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Dan ketika itu pula, populasi serangga juga lagi meningkat.

Walet putih biasanya kawin di malam saat kembali ke dalam gua atau dimana pun ia tinggal. Akan tetapi, terkadang juga burung satu ini melakukan perkawinan di udara dengan sangat cepat dan bisa berulang hingga 3 kali.

Setelah kawin, dalam jangka waktu berkisar 5 – 8 hari Walet pun mulai bertelur. Telurnya berbentuk memanjang dan bercangkang putih berjumlah dua butir dalam 1 kali masa bertelur.

Masa keluarnya telur pertama dan telur kedua berselang dua hingga tiga hari. Berikutnya, telur-telur ini akan dierami selama 15-17 hari hingga akhirnya menetas menjadi anak walet.

Selepas menetas, anak walet diasuh induknya sekitar 40 hari hingga siap terbang. Selanjutnya, anak walet mencari makanan yaitu serangga bersama-sama dengan induk dan koloninya.

 

7. Kebiasaan Mencari Makan

Saat mencari makan, burung satu ini selalu bersama-sama dalam kelompoknya. Mereka pulang ke sarang ketika hari mulai senja atau bahkan malam baru pulang. Mereka lebih suka mencari makan di tempat-tempat yang tinggi seperti pepohonan daripada di tempat-tempat yang rendah.

Di pohon-pohon biasanya terdapat serangga seperti lebah dan tawon. Selain itu, hewan terbang yang satu ini juga terbang ke dalam air untuk mandi dan juga untuk minum dan kemudian akan terbang lagi. Itulah beberapa kebiasaan yang sering dilakukan oleh burung walet putih.

 

8. Burung Penjaga Kebersihan

Tahukah anda? Berbeda dengan burung lainnya, burung walet putih justru dikenal sebagai burung penjaga kebersihan. Di sarangnya anda tidak akan menemukan sedikit pun kotoran burung.

Tentu saja hal ini sangat berguna bagi pemelihara burung tersebut yang tidak perlu repot-repot membersihkannya. Secara naluriah, sejak baru menetas atau saat masih piyik burung akan mundur ke bibir sarang guna membuang kotoran, lalu kembali ke tengah sarang.

 

Habitat dan Persebaran Walet Putih

Setelah membahas ciri-cirinya, kini saatnya saya membahas dimana saja habitat atau tempat tinggal serta persebaran dari burung walet sarang putih ini. Hewan satu ini Banyak terdapat di Asia Tenggara. Selain itu juga, burung satu ini juga cukup banyak hidup di Cina Selatan

Di Indonesia sendiri, burung walet putih banyak terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, dan juga Nusa Tenggara. Tersebar di ketinggian 2800 mdpl dan banyak menghabiskan waktunya di udara.

 

Penutup

Inilah tentang ciri-ciri dan habitat dari burung walet putih dengan segala keunikannya. Tak hanya tubuhnya yang cantik nan menarik, burung ini juga memiliki beberapa kemampuan yang luar biasa.

Diantaranya kemampuan mencari mangsa di malam hari seperti kelelawar dan kemampuan Indra penciuman yang juga sangat baik. Dan juga yang menarik perhatian adalah sarangnya yang juga memiliki bentuk yang sangat variatif.

Itulah kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dalam bentuk yang sangat baik. Dengan populasinya yang sudah semakin menurun, sudah saatnya kita melestarikan burung walet putih dengan sebaik-baiknya. Demikian dan semoga bermanfaat.

Sifat Burung Walet yang Perlu Anda Ketahui

Mungkin anda masih belum memahami sifat burung walet. Sifat ini perlu untuk anda ketahui agar bisa mengetahui lebih jauh bagaimana seharusnya memperlakukan burung tersebut....
info walet
1 min read

4 Cara Membasmi Hama Walet dengan Mudah

Banyak yang bertanya-tanya bagaimana cara membasmi hama walet yang membuat burung tersebut menjadi sakit bahkan sampai meninggal. Adapun Beberapa contoh dari hama walet  diantaranya...
info walet
1 min read

5 Penyakit Burung Walet yang Perlu Anda Ketahui

Apa saja penyakit Burung walet itu dan apa yang menjadi penyebabnya? Sama seperti manusia, burung walet pun juga bisa sakit sehingga mengganggu segala aktivitas...
info walet
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *