Burung Walet Sapi : Ciri-Ciri dan Habitnya

3 min read

Burung walet sapi

Jika sebelumnya saya sudah membahas mengenai burung walet putih, kali ini saya akan membahas tentang burung walet sapi. Lengkap dengan ciri, karakteristik, dan juga habitatnya. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa walet sapi merupakan salah satu jenis burung walet yang ada di alam ini.

 

Jenis-jenis Burung Walet

Sekadar flashback, artikel sebelumnya burung walet terbagi atas beberapa jenis. Ada burung walet putih, burung walet hitam, burung walet gunung, dan burung walet sapi yang dibahas pada artikel ini. (Selengkapnya mengenai jenis-jenis walet bisa anda baca di sini).

Masing-masing burung walet tentu memiliki ciri khas yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Walet sapi tidak sama dengan walet hitam, walet sapi tidak sama dengan walet putih, begitupun sebaliknya.

Burung walet sapi atau Collocalia esculenta (Linnaeus, 1758) juga merupakan sejenis burung dari anggota suku Apodidae. Hewan ini merupakan genus dari Collocalia dan hidup di Asia Tenggara dan beberapa negara Oceania.

Burung walet yang satu ini juga memiliki nama yang unik bila dibandingkan dengan burung walet yang lainnya. Burung ini memiliki bentuk tubuh dikatakan mirip seperti sapi yang dianggap menarik oleh para pecinta burung.

 

Ciri dan Karakteristik Burung Walet Sapi

Sumber gambar : Wikipedia

Burung walet sapi sering juga disebut dengan white-bellied swiftlet yang berarti walet yang pada bagian perutnya berwarna putih. Selain itu, walet sapi juga sering disebut dengan sebutan “Sriti”. Berikut ini adalah beberapa ciri dan Karakteristik dari burung walet sapi :

 

1. Warna Tubuh

Walet ini mempunyai tubuh berwarna hitam kebiruan dengan warna yang mengkilap. Sementara itu, bulu bagian bawah berwarna kelabu gelap dan bagian perutnya berwarna agak putih.

 

2. Ukuran Tubuh

Soal ukuran tubuh, salah satu jenis burung walet ini memang tergolong kecil jika dibandingkan dengan burung lain yang sejenis. Burung satu ini mempunyai ukuran tubuh kurang lebih hanya sekitar 10 – 12 cm saja. Sementara itu, bentangan sayapnya mencapai 21 cm

Tidak sebanding ukuran sayap dan ukuran tubuhnya membuat walet yang satu ini sedikit kesulitan jika harus terbang jauh.

 

3. Paruh

Ciri selanjutnya bisa anda lihat dari paruhnya. Untuk hewan yang satu ini mempunyai paruh yang terlihat melengkung seperti kuku. Bagian paruhnya juga berfungsi sebagai alat menempel di tempat yang akan dibangun sarang.

 

4. Kaki

Kaki burung walet yang satu ini juga tergolong kecil mengikuti tubuhnya yang kecil. Karena hal ini juga walet jenis ini tidak menggunakan kakinya untuk menempel di tempat yang akan dibangun sarang, karena kakinya lemah dan kurang kuat. Tetapi menggunakan paruhnya.

 

5. Mata dan Ekor

Mata merupakan bagian tubuh hewan yang digunakan untuk melihat dan juga memata-mata mangsa. Mata burung walet satu ini berwarna cokelat gelap. Sementara itu ekornya sedikit bercelah. Belahannya pun juga terlihat dangkal.

 

6. Kebiasaan

Burung walet sapi punya kebiasaan terbang secara berkelompok, tidak sendirian. Akan tetapi mereka tidak kuat jika harus terbang jauh dan biasanya hanya berputar-putar di dekat permukaaan atau sungai guna minum dan mandi. Bila sedang mencari makan, burung ini sering mengitari pohon besar yang banyak serangganya, utamanya tawon kecil.

Burung ini juga tak sulit jika harus beradaptasi dengan manusia. Terbukti dari adanya orang-orang yang memelihara hewan satu ini. Selain itu, walet juga bisa ditemukan di rumah penduduk, masjid, sekolahan, bangunan , perkantoran, pasar dan juga di bangunan yang lainnya.

 

7. Sarang

Ciri selanjutnya bisa kita lihat dari sarangnya. Walaupun memang tak jauh berbeda dengan sarang walet jenis lainnya, tetapi ada sedikit perbedaan.

Sarang burung walet ini berbentuk tidak beraturan, yang terdiri dari campuran rumput dan lumut yang direkatkan dengan air liurnya. Sarang burung walet berbentuk tidak beraturan, yang terdiri dari campuran rumput dan lumut yang direkatkan dengan air liurnya.

Walet ini dapat bersarang di beberapa tempat yakni pada celah batu, sudut bangunan, atau celah gua yang terang. Sarang tersebut juga dipakai untuk mengerami telurnya yang biasanya berjumlah hanya 2 butir. Hewan ini bersarang tidak bergantung dari musim kawinnya, alhasil burung ini bisa saja bersarang sepanjang tahun.

 

Baca juga : manfaat sarang walet

 

8. Suara

Setiap burung sudah pasti memiliki suara khasnya masing-masing. Dan dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, menarik perhatian lawan jenis, berkomunikasi, ataupun hal lainnya.

Burung walet yang satu ini memiliki suara khas berupa lengkingan nada tinggi “ciir ciir”.

 

Habitat dan Penyebarannya

Pada umumnya, burung walet banyak terdapat di daerah tropis. Dan mengetahui habibat burung walet sangatlah penting, terutama bagi anda yang ingin membudidayakan hewan yang satu ini.

Dimanakah burung walet tinggal? Menurut penelitian yang telah diterbitkan oleh Jurnal Unpad, habitat dibagi menjadi dua, habitat makro dan habitat mikro.

Habitat makro adalah tempat burung walet mencari makan berupa serangga. Walet menyukai tempat basah, seperti tegalan, sawah-sawah, hutan dan di sekitar perkebunan sawit.

Sementara itu habibat mikro terbagi lagi menjadi 2, yakni habitat mikro alami dan habitat mikro buatan. Habitat mikro alami berupa tebing-tebing dan gua. Sementara itu habitat mikro buatan yaitu gedung-gedung tempat burung walet tinggal.

Kedua jenis habitat ini tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Karena keduanya saling melengkapi. Namun pada dasarnya habitat walet jenis ini dengan jenis lainnya sama, yakni di gua, tebing, ataupun hutan.

Di Indonesia, walet sapi bisa anda temukan di pulau Jawa dan Bali. Apakah walet jenis ini hanya ada di Indonesia? Tentu saja tidak. Walet ini juga banyak hidup di luar negeri, terutama di negara-negara Asia Tenggara.

Asia Tenggara merupakan negara-negara dengan iklim tropis dengan curah hujan rata-rata enam bulan setiap tahunnya. Akan tetapi, walet sapi ataupun jenis walet lainnya tidak cocok hidup di daerah dengan suhu terlalu tinggi melebihi 31°C atau terlalu rendah kurang dari 24°C.

Selain itu, burung ini juga tersebar di beberapa negara lainnya seperti tersebar Asia, Papua nugini, Australia, dan kawasan Himalaya.

 

Baca juga : karateristik burung walet sarang putih

 

Namun semakin hari populasi burung walet sapi sudah mulai berkurang. Hal ini tidak terlepas dari perburuan liar yang dilakukan oleh pemburu untuk memelihara burung yang satu ini.

Akan tetapi, menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam, burung satu ini memiliki status konservasi resiko rendah. Maksudnya, status ini diberikan untuk spesies yang telah dievaluasi namun tidak masuk ke dalam kategori manapun. Baik itu punah, terancam punah, maupun aman.

Tetapi meski begitu, sudah sepatutnya turut menjaga flora yang ada di alam ini. Jika tidak bisa menjaga, paling tidak merusak flora yang ada. Tidak memburu hewan yang hidup di alam bebas merupakan salah satu cara mencegah kepunahan suatu flora.

Begitupun halnya dengan walet sapi yang juga harus kita lestarikan supaya tidak punah. Inilah penjelasan mengenai ciri-ciri dan habitat burung walet sapi, semoga bermanfaat dan terima kasih.

 

Beberapa Penyakit Karena Burung Walet, Waspadalah!

Tahukah anda? Ternyata ada juga penyakit karena burung walet yang menjangkiti manusia. Selama ini mungkin anda mengira bahwa burung satu ini selalu membawa manfaat...
info walet
1 min read

Bagaimana Cara Membedakan Sarang Walet Asli dan Palsu?

Informasi tentang bagaimana cara membedakan sarang walet asli dan palsu perlu untuk anda ketahui supaya tidak keliru ketika membelinya. Sudah bukan rahasia lagi, saat...
info walet
1 min read

2 Cara Renovasi Arus Walet dengan Mudah

Cara renovasi arus walet perlu dilakukan untuk mempermudah walet untuk keluar dan masuk gedung tanpa mengalami hambatan berarti. Ada beberapa hal yang perlu anda...
info walet
53 sec read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *